Arsip | Berita dan Artikel RSS for this section

BORNEO KETAPANG INDAH (BKI) BERSENGKETA DENGAN WARGA DESA (BARARAWA)

BKI Membuka Lahan Milik Desa Bararawa Secara SepihakDalih ingin dipekerjakan sebagai karyawan oleh perkebunan sawit membuat banyak warga mengambil keputusan untuk menyerahkan tanah ladang (SKT-A) mereka kepada perusahaan. Jika saja aturan-aturan tentang pendirian perusahaan perkebunan dipatuhi dan aturan pembebasan lahan oleh perusahaan dilaksanakan dengan benar sesuai dengan harga tanah yang berlaku, maka sismbiosis mutualisme antara warga dan perusahaan dapat terwujud. Keuntungan besar bagi perusahaan juga diiringi dengan kemakmuran bagi warga sekitar yaitu dengan bertambahnya pendapatan dan pembangunan fasilitas umum oleh perusahaan.

Harus kita cermati bahwa pembangunan perkebunan sawit tidaklah mudah. Para pengusaha sering kali mengeluhkan jalan untuk membangun perkebunan dibebankan kepada mereka. Bagaimana mungkin membangun perkebunan dengan akses jalan yang belum ada. Seandainya ada, itu melewati jalan-jalan pemukiman desa. Alhasil sering kali masyarakat yang tinggal dipemukiman desa yang berdekatan dengan pembangunan perkebunan sawit mengeluhkan rusaknya jalan akibat dari akses kendaraan berat. Sebagai gambaran, untuk membangun perkebunan sawit dan satu pabrik CPO (crude palm oil) membutuhkan sedikitnya 600 milyar apalagi ditambah beban untuk membangun jalan. Sementara kita ketahui bersama bahwa pengembalian modal kridit dari bisnis ini memerlukan waktu yang lama.

Keterangan diatas nampaknya membuat manajemen perusahaan menekan serendah mungkin ganti rugi pembebasan tanah oleh warga. Bahkan kalau memungkinkan bertindak “pura-pura bodoh” agar lahan segera dapat dikuasai dan digarap. Seperti contoh pada kasus sengketa tanah antara warga desa Bararawa kecamatan Pematang Karau di Barito Timur dengan PT. Borneo Ketapang Indah (BKI). Setiap kali ada warga masyarakat mengaku mempunyai tanah dan akan menjualnya kepada pihak perusahaan, maka dengan mudahnya “orang” perusahaan meminta keterangan kepada yang bersangkutan tentang letak tanah, diukur dan langsung dilakukan pembayaran tanpa meminta keterangan dari pihak-pihak lain yang seharusnya turut serta diatur dalam aturan penjualan tanah. BKI sebagai perusahaan yang sudah mengantongi izin lokasi “pura-pura” tidak tahu tentang tapal batas wilayah desa sehingga terjadi proses jual beli tanah antara warga desa Bambulung dengan disaksikan oleh perangkat desa Bambulung di desa Bararawa dengan perusahaan. Anehnya lagi, pengambil keputusan pembebasan lahan sudah didampingi orang-orang lokal yang sangat mengetahui wilayah setempat. Apakah  perusahaan tidak mengetahui tentang aturan pembebasan lahan atau kesengajaan untuk menekan ongkos pembuatan perkebunan? Baca Selengkapnya..

DNS JUMPER VS SITUS YANG DIBLOKIR

Seorang siswa mengalami gagal mengakses internet menggunakan laptopnya. Dari pola yang saya amati sepertinya diakibatkan oleh virus yang menyerang system 32 pada software. Karena kerusakan dan kekacauan system sudah sangat parah, saya sarankan untuk dibersihkan dahulu virusnya kemudian di-repair. Nampaknya dia tidak putus asa dan berusaha untuk mendapatkan koneksi internet dengan berbagai macam cara termasuk menggunakan aplikasi DNS Jumper.

Saya tersenyum. Peserta didik saya yang masih SMP mencoba memperbaiki laptopnya dengan menggunakan berbagai macam aplikasi. Saya tidak heran kalau seandainya kami tinggal di daerah kota dan sekolah yang baik. Dengan segala keterbatasan, terutama fasilitas yang jauh dari memadai karena tinggal didaerah terpencil menurut data dari kementerian kesehatan, rupanya mereka sudah sangat maju dan tidak tertinggal dari daerah lainnya untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Darimana mereka tahu tentang aplikasi DNS Jumper, sedangkan saya sebagai guru TIK mereka berusaha untuk tidak mengajarkan perihal aplikasi itu? Baca Selengkapnya..

MEMUNCULKAN KOMENTAR PADA POSTINGAN

Kali ini saya akan berbagi tentang memunculkan komentar pada postingan. Tutorial ini sebenarnya sangat sederhana, tetapi beberapa peserta didik saya nampaknya belum merubah setting diskusi pada dasboard wordpress sehingga komentar saya masih tertahan moderasi. Sengaja saya tidak memberitahukan melalui pertemuan tatap muka agar peserta didik juga mencoba belajar secara otodidak melalui berbagai tutorial tentang wordpress yang tersebar di berbagai postingan para bloger.

Untuk peserta didik, Made, Yatminah, Nia, Dina Listi, Memo, Rida Maulana, Ilham, Eddy (blognya keren), Fransiscus, Kartika (blog Indonesia-ku), dan sekitar 90 blog baru dari siswa kelas IX SMPN 1 Dusun Tengah yang tidak mungkin saya link disini, coba perhatikan, setiap kali seseorang berkomentar pada postingan anda, selalu menunggu persetujuan anda agar komentar itu dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini tentunya ada positif dan negatifnya. Apabila ada komentar yang tidak layak atau tidak anda sukai, pembaca anda tidak perlu ikut membacanya. Dinegara demokrasi sebaiknya anda perlu belajar untuk menerima segala komentar dari orang lain meski anda tidak sepakat atau bahkan tidak suka. Baca Selengkapnya..

RAMALAN PERTANDINGAN BELANDA VS SPANYOL

Paul Gurita memilih Spanyol

Paul Gurita meramalkan pertandingan antara Belanda Vs Spanyol bakal dimenangkan oleh Spanyol. Seperti banyak diberitakan, Paul Gurita adalah seekor hewan gurita yang digunakan oleh para peramal di Jerman untuk meramalkan pertandingan Jerman melawan negara-negara lain di piala dunia 2010. Enam pertandingan yang dilakoni Jerman dapat ditebak secara benar oleh Paul.

Berdasarkan analisa yang dilakukan oleh berbagai pihak menanggapi ramalan Paul seperti yang di lansir oleh Vivanews, ternyata ramalan Paul hanyalah unsur kebetulan belaka. Paul lebih tertarik dengan bendera yang memiliki warna menyolok. Untuk lebih jelasnya tentang analisa bendera yang dipilih Paul, silahkan saja baca disini.

Saya lebih mengedepankan budaya Jawa yang kaya akan ramalan yang biasa disebut dengan primbon. Budaya Jawa tidak langsung meramalkan suatu peristiwa melainkan harus melalui lelaku. Lelaku bisa dilakukan oleh pihak yang bersangkutan atau orang lain kemudian menginformasikan apa saja yang harus dilakukan oleh pihak yang ingin menggapai kesuksesan atau hasratnya.

Saya mensyaratkan pada pihak yang ingin memenangkan pertandingan baik Belanda atau Spanyol untuk menempati posisi pertama gawang mereka yaitu arah selatan atau barat. Pemenangnya adalah siapa saja yang menempati gawang arah itu.

Bagaimana bila anda bertaruh antara Belanda atau Spanyol?

Saran saya, jangan bertaruh. Tetapi bila anda maksa, ya tadi, lihat dulu siapa yang menempati gawang sebelah selatan atau barat. Jadi tunggu saja sampai babak pertama mulai barulah pasang taruhan. Dijamin kalah.

Semoga ramalan saya dibaca oleh masing-masing kapten tim agar mereka berebut untuk memilih gawang selatan atau barat jika ingin memenangkan pertandingan. 😀 Sayang saya tidak tahu lapangan stadion Johannesburg itu membentang dari arah mana ke mana. Pak gugel juga kayaknya nggat tahu. 😦 Kalo saya tahu, saya lebih bisa memastikan antara selatan atau barat.

Sekarang tergantung anda, percaya pada saya atau gurita? 😛



Hasil Pilkada Kalteng 2010

Hasil perhitungan cepat (quick count) Lembaga Survey Indonesia (LSI) untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Tengah pada hari ini tanggal 6 Juni 2010 pukul 12 tengah malam telah menghitung 95,20% sample suara. Untuk sementara pasangan Agustin Teras Narang dan Ahmad Diran mendapatkan hasil suara tertinggi diantara ketiga pasangan lainnya.

Berikut ini prosentase yang didapat oleh masing-masing kandidat:

  • Achmad Amur – Baharudin Lissa (38.09%)
  • Agustin Teras Narang – Achmad Diran (41,53%)
  • Achmad Yuliansyah – Didik Salmijardi (16,16%)
  • Yuandrias –Basuki (4,35%)

LSI telah melakukan puluhan kali perhitungan cepat pada pilkada di berbagai daerah. Sementara ini berbedaan hitungan cepat dengan hasil pasti dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) selalu tidak lebih dari 1%. Tentunya LSI telah memastikan bahwa Agustin Teras Narang dan Achmad Diran akan terpilih kembali menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalimantan tengah jika tidak dilakukan pilkada kedua. Beberapa daerah menerapkan peraturan KPU jika pilkada diikuti oleh lebih dari 2 pasangan dan suara yang diperoleh pemenang kurang dari 50% maka akan dilaksanakan pilkada kedua oleh kandidat yang memperoleh suara terbanyak dan kedua. Saya memprediksi bahwa pilkada akan berlangsung dua putaran mengingat selisih suara sangat ketat dan pasangan tertinggi jauh dari batas 50%.

Berita diperoleh dari update hasil update pilkada kalteng di http://m.antaranews.com

Sementara ini hasil perhitungan KPU Kalimantan Tengah pada tanggal 6 Juni 2009 pukul 14.00 menunjukkan hasil perolehan sementara :

1. Acmad Amur-Baharudin Lisa (41.47%)
2. Agustin Teras Narang-Achmad Diran (41.42%)
3. Achmad Yuliansyah-Didik Salmijardi (15,91%)
4. Yuandrias-Basuki (4,26%)

Penyebab Situs Ditutup (Suspend)

TANPA WARNA MERAH (TWM) tidak dapat diakses (suspend). Menurut pemberitahuan dari Hosting Provider, ada user yang menggunakan resource server secara berlebihan (CPU usage dan Memory usage) yang akhirnya mengakibatkan cpanel tidak dapat mengalokasikan memory. Adapun dampak yang terasa adalah semua pelanggan server ini tidak dapat mengakses website. Dan untuk itu Hosting Provider telah melakukan suspend pada TWM tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Saya tidak tahu apa yang dimaksud?

Penggunaan resorce server yang berlebihan menurut pengetahuan saya yang minim tentang control panel adalah:

adanya script website yang tidak berjalan (error).
Penggunaan plugin yang berpotensi memberatkan server seperti script auto content, wprobot dll yang sejenis.

TWM bisa memastikan bahwa sript website tidak ada yang tidak berjalan (error). Semua dalam keadaan normal. Berikut ini daftar plugin yang saya gunakan:

WP Super Chace
Google Analytics
Google XML Sitemaps
All in One SEO Pack
WP Stats
WP Related Post
• Akisme
CommentLuv
• Cascus Emoticons
WP Post view
Secure WordPress
Wp Comment Reply

Dari daftar diatas, rasanya tidak ada yang dapat memberatkan server. Untuk itu mohon bantuan / petunjuk / pencerahan “mengapa TWM kena suspend?” Saya sudah melaporkan pada Hosting Provider untuk meminta bantuan agar dipulihkan, namun menurut penjelasan pemulihan akan dapat dilakukan paling lama 3 hari.

Semoga kejadian yang sama tidak dialami oleh pembaca. Atau, adakah cara aman agar situs tidak kena suspend?

Hasil SEO SMA Kalimantan Tengah

Pada hari ini tanggal 14 Februari 2010 diumumkan siapakah yang menjadi pemenang kontes SEO dengan kata kunci SMA Kalimantan Tengah oleh admin sekaligus juri SMAN 1 Dusun Tengah. Kontes ini bersifat tertutup hanya untuk Komunitas Jurnalis Anak Ampah atau lebih dikenal dengan Komunitas JanaH. Pihak penyelenggara berniat untuk memberikan pelajaran bagi Komunitas JanaH tentang SEO dan bagaimana cara meningkatkat peringkat di SEO Google. Baca Selengkapnya..

Home Sweet Home

Dengan rasa bahagia yang tak terukir, kini terwujud impian yang lama terpendam. Jauh dimasa lalu, terbersit satu keinginan untuk memiliki “rumah” dengan namasendiri(dot)com. Hanya karena melihat keindahannya, kesulitannya, mahalnya dan banyak “nya” yang tak dapat disebutkan.
Cukup sudah basa-basinya kini Bejo punya rumah sendiri meskipun dimodali oleh Pak Yayat. Silahkan berkunjung dirumah Bejo yang luas, lapang, mewah, megah, dan lux.

Rumah Baru si Bejo

“Semua Gara-Gara Pak Sastro” JUARA SATU

Awal mula Bejo ikutan lombanya Pak Yayat gara-gara kasih komentar di blognya teman, “Sampean niru si bejo aja. Dia ngeblok gak pingin pintar, gak pingin juara, gak pingin macem-macem. Yo cuman gara-gara menghormati pak sastro yang datang kerumahnya ngajarin dia bikin blog. Dasar Bejo, mikir manfaat ngeblog aja bingung. Apalagi pingin yg macem2 (juara)..hehehe”. Kawan Bejo itu ikutan lombanya Pak Yayat dengan nomor undian 59. Bejo ingin ngasih tahu bahwa dia bikin blog itu bukan karena pingin dapat manfaat nge-blog, tapi sebenarnya dia terpaksa nge-blog karena Pak Sastro Baca Selengkapnya..

SMA KALIMANTAN TENGAH

Masa-masa SMA adalah masa yang paling indah. Begitu kata banyak orang termasuk yang dirasakan oleh Bejo. Pada masa sekolah SMA, Bejo memang tidak berprestasi dibidang akademik. Namun dia jago berorganisasi hingga mimpin OSIS dan Pramuka. Bejo juga jago main Bola Volley. Setiap pertandingan persahabatan melawan sekolah lain dia selalu jadi spiker andalan karena loncatannya yang tinggi hingga kepalanya mampu melewati batas tertinggi net 2 meter lebih padahal tingginya hanya 172 cm. Untuk urusan organisasi Bejo sangat kritis menulis dan mengkritisi kebijakan sekolah sampai-sampai Bejo berurusan dengan Wakasek Kesiswaan karena menurut Bejo Keuangan OSIS yang dikelola Wakasek tidak transparan dan cenderung hilang entah kemana. Tapi Bejo juga jago tawuran. Setiap ada perkelahian Bejo selalu terlibat. Bejo sangat ditakuti bukan karena jago berantem, tetapi rumah Bejo yang sangat dekat dengan sekolahan  memudahkan dia memobilisasi kawan-kawannya sekampung untuk membantu dia. Jelas aja Bejo selalu menang. Itulah gambaran prestasi dan kenakalan Bejo di masa SMA tahun 90an. Kenakalan remaja pada masa itu memang banyak didominasi oleh tawuran. Baca Selengkapnya..

TKS, Diantara Hidup dan Mati (Akur Ikam!)

Seorang kawan saya telah menjadi Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Puskesmas Rawat Inap selama 4 tahun. Sebagai TKS, Bejo tidak mendapat gaji bulanan. Namun Bejo masih beruntung. Dia mendapat insentif sebagai tenaga profesional Rp. 350ribu / bulan, jauh dari insentif profesi guru yg konon meskipun gak profesional mencapai Rp. 2jt bebih namun sama-sama ndak dibayar perbulan tapi seenak udelnya orang yg mau mbayar. Bejo masih beruntung sebab ada kawannya yang nggak dapat insentif itu. Bejo selalu berada di tempat kerjanya setiap hari minimal 6 jam sehari. Setiap sesudah masuk 4 hari dia mendapatkan libur karena jam kerjanya peke shift pagi, sore dan malam. Setiap hari ada saja pasien yg ditolong, mulai dari sakit batuk sampai ada kepala pasien yang sudah pecah dan otaknya berhamburan minta tolong untuk divisum (maaf yg minta tolong tentu bukan si pasien tp keluarganya).

Meskipun namanya Bejo yag berarti beruntung dalam bahasa Jawa, namun nasibnya selalu “Akur” yang berarti sial, kapok, sukurin atau sesuatu yg tidak diharapkan dalam bahasa Banjar. Dia selalu gagal dalam seleksi CPNS. Nampaknya dia kalah bersaing mutu mengisi soal namun dia sendiri ndak tahu dapat nilai berapa hasil menjawab soal-soal CPNS yg nilainya gak pernah diumumkan atau gak transparan.

Nasibnya yang selalu “akur” membawa langkahnya untuk memberanikan diri menanyakan kejelasan statusnya yang telah mengabdi kepada penguasa wilayah. Bupati menjelaskan bahwa kalo si Bejo ndak lulus CPNS maka statusnya adalah TKS sampai “matek” yg artinya tidak ada jalur lain untuk menjadi PNS selain rekrutment lewat seleksi CPNS.

Bejo selalu ringan tangan menolong. Bukan saja menolong pasien tapi juga kawan-kawan seprofesi dia ditempat kerja. Kawan dia yang sudah PNS sering kali meminta izin gak masuk kerja. Ada kawannya yang cuti melahirkan selama 6 bulan, beberapa orang izin tiap hari kamis sampai minggu karena sekolah lagi, ada yang izin mengunjungi pacar di Jawa, si Tarmin gak masuk kerja karena iparnya sakit, belum lagi yang mendapatkan tugas luar seperti pelatihan, posyandu ke desa-desa, dan banyak lagi. Bejo selalu diminta tolong jaga kandang. Teman-temannya gak takut dipecat bila mbolos kerja karena belum pernah ada teguran apalagi pemecatan dari Bupati. Tapi Bejo ndak brani ikut-ikutan mbolos sebab pimpinan puskesmas lebih galak dan tidak berprikepegawaian dibanding Bupati. Bisa-bisa dia dipecat.

“Wis Jo, kamu cari kerja ditempat lain aja,” begitu nasehat kawannya setelah tahu gak ada kejelasan nasib pagi TKS. “Wah, berarti saya harus kekota,” jawab Bejo, sebab hanya dikota besar yang ada rumah sakit swasta.

“Lha kalo kamu pindah, siapa yang nggantikan kamu disini Jo?” Ada nggak yang mau menggantikan Bejo? Kalo pun ada dia orang yang paling “Goblok” di dunia,” pikir saya. Kok mau-maunya jadi TKS seumur hidup!

“Ayo siapa yang mau jadi TKS?” begitu bunyi lowongan untuk menggantikan Bejo. Eh.. tak disangka bertumpuk lamaran berada di meja pimpinan puskesmas saat ini. AKURRRR IKAM!!!!!!

Pencegahan Penggunaan Narkotika pada Peserta Didik Menurut UU No 35 Tahun 2009

Jenis-jenis narkotika

Seminar sehari tentang Pencegahan Narkoba dan Seks Bebas di Kalangan Usia Didik yang diadakan PP Polri Kabupaten Barito Timur sedikit memberikan ilmu tentang perubahan UU Nomer 22 Tahun 1997 tentang Narkotika dan UU Nomer 5 tahun 1997 tentang Narkoba dan Psikotropika menjadi UU Nomer 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Perubahan istilah “narkoba” menjadi “narkotika” tidak merubah maksud yaitu zat yang pada dasarnya sangat bermanfaat bagi kesehatan namun dapat merusak susunan syaraf pusat dan berbahaya apabila disalahgunakan oleh orang yang tidak berhak memakainya karena akan dapat menimbulkan ketergantungan (kecanduan) dan kematian. Termasuk tidak merubah jenis-jenis benda yang mengandung zat-zat narkotika, alkohol, psikotropika dan zat aditif (NAPZA).

Perubahan itu menurut informasi dari pembicara Kabag Bina Mitra Polres Barito Timur poin besarnya adalah bertambahnya tuntutan hukum kepada siapun yang menyalahgunakan narkotik dengan adanya kurungan minimal. Sebelumnya para pengguna, kurir, pengedar, dan pembuat narkotika ada kalanya hanya mendapat hukuman ringan. Namun kini, mereka akan mendapatkan hukuman minimal 4 atau 5 tahun. Poin penting lainnya, bahan pembuat narkotika juga sudah diatur penyedia dan tuntutan hukum bagi yang menyalah gunakan dan bagi yang tidak melaporkan tindak penyalahgunaan pada yang berwajib.

Pasal 128 ayat 1 yang berbunyi “Orang tua atau wali dari pecandu yang belum cukup umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 ayat (1) yang sengaja tidak melapor, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah)” Baca Selengkapnya..

Dugaan Pelanggaran Konstitusi Warga Negara Oleh Panitia Pengadaan CPNS Bartim

BartimPaham Konstitusionalisme adalah paham yang membatasi kekuasaan. Seringkali kekuasaan yang tidak terbatas dan tidak memiliki kontrol melakukan tindakan semena-mena dan melanggar hak asasi manusia. Berbagai keluhan dari masyarakat tentang kesigapan aparatur daerah dalam melayani sampai urusan warga masyarakat yang selalu dipersulit mewarnai pembicaraan banyak orang yang memiliki urusan dengan pemerintah sehingga hal ini perlu mendapat perlindungan konstitusi agar tercipta pemerintahan yang bersih, transparan dan partisipatif. Masih ada pula tindakan sewenang-wenang pegawai pemerintah dalam menerapkan aturan dan birokrasi dengan berdalih melaksanakan tugas berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Baru-baru ini sebagian rakyat Barito Timur yang belum memiliki atau mendapatkan pekerjaan yang layak terkonsentrasi dan termotifasi untuk mengabdi sebagai CPNS. Ribuan lamaran ditujukan kepada Bupati melalui Panitia Penerimaan CPNS di BKD. Lamaran dibuka secara umum dengan persyaratan sebagai filter mencari pelamar yang berkualitas untuk mengisi lowongan formasi yang diperlukan oleh pemda.

Pada tanggal 7 Nopember 2009 sebagai hari diumumkannya seleksi berkas, terdapat ratusan pelamar dinyatakan tidak lulus berkas yaitu dengan tidak tercantumnya nama mereka kedalam pengumuman nama-nama yang dinyatakan lulus berkas. Baca Selengkapnya..

Manajemen Miss-Komunikasi

Rumah Sakit

Prita Mulyasari mengeluhkan pelayanan kesehatan oleh RS. Omni “Internasional”. Kemaren, seorang pasien mengeluh kepada istri saya tentang pelayanan Askeskin (Asuransi Kesehatan Keluarga Miskin) di Puskesmas. Askeskin adalah program Departemen Kesehatan yang memberikan pelayanan gratis bagi keluarga miskin. Program itu adalah salah satu tanggung jawab pemerintah yang dipimpin oleh Bapak SBY yang menjadi idola saya terhadap rakyat Indonesia yang tidak mampu. Meskipun gratis tapi tidak berarti dilaksanakan secara asal-asalan lho!

Lanjut cerita, Sang ibu yang keluarganya menderita sakit dan telah dirawat melapor pada istri saya diminta membayar biaya perawatan Rp. 400ribu lebih oleh Puskesmas padahal beliau pemegang kartu Askeskin. Tentu saja istri saya “mencak-mencak” kepada staffnya yang telah menarik biaya pada pasien Askeskin. Dengan tegas istri saya langsung mengembalikan uang yang telah dibayarkan dan meminta maaf atas kejadian itu pada ibu tadi.

Baca Selengkapnya..

“Jangkrik!” Help me……

GuruBaru-baru ini Kepala Sekolah tempat saya mengajar memanggil 5 orang guru pengelola laboratorium dan UKS berkumpul di ruang beliau. Ternyata beliau hendak membagikan uang operasional laboratorium triwulan. Tidak biasanya beliau membagikan uang tersebut karena biasanya bendahara yang melakukan hal itu.

Sampainya diruang beliau, ternyata kami diminta report secara lisan tentang segala apa yang telah dilakukan. Saya pengelola laboratorium bahasa. Saya mendapat kritikan yang paling pedas dibandingkan guru yang lain. Selama tahun ajaran 2008 – 2009 beliau memberikan kritik bahwa Lab. Bahasa yang saya kelola paling sepi dibanding Lab lainnya. Lab. Komputer yang bersebelahan dengan Lab. Bahasa terlihat sering digunakan dibandingkan dengan Lab saya.

Jangkrik…… saya mengumpat dalam hati.

Baca Selengkapnya..

Mafia Peradilan

Tulisan saya sebelumnya memberikan ilustrasi bagaimana pelanggaran hukum yang menjadi “budaya” dalam organisasi/departemen penegak hukum kita. Seperti layaknya “Mafia”. Mafia awalnya merupakan nama sebuah konfederasi orang-orang di Sisilia pada Abad Pertengahan untuk tujuan perlindungan dan penegakan hukum. Konfederasi ini kemudian mulai melakukan kejahatan terorganisir. Anggota Mafia disebut “mafioso“, yang berarti “pria terhormat“. Istilah “mafia” kini telah melebar hingga dapat merujuk kepada kelompok besar apapun yang melakukan kejahatan terorganisir. Sehingga kita sering mendengar kejahatan yang dilakukan dalam lembaga penegak hukum kita dengan sebutan “Mafia Peradilan”.

Bukannya melindungi tetapi justru mencari kesalahan secara berlebihan dari sengketa atau pelanggaran yang dilakukan oleh warga negara. Contoh ringan dari kasus yang dialami Prita Mulyasari karena menulis e-mail yang berawal dari ketidak puasan (sengketa). Mafia Peradilan menangkap prospektif “bisnis” dalam kasus tersebut yang menurut cerita-cerita teman saya yang keluar masuk penjara telah biasa dilakukan oleh penegak hukum. Suap menyuap dan jual beli kasus terjadi setiap hari di meja layaknya pasar. Uang “pembelaan” istilah yang paling digunakan untuk meminta sogokan dari orang yang terkena kasus untuk mengurangi pasal atau hukuman kurungan atau atau bahkan memenangkan kasus. Kalau anda perhatikan, tidak ada patokan kusus berapa tahun minimal hukuman bagi orang yang melanggar hukum. Dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang sama persis waktu dan modusnya, dua orang pelaku akan mendapat vonis yang berbeda meski jaksa dan hakimnya sama. Semua tergantung ketaatan terhadap UUD.

Itulah “nikmatnya” menjadi penegak hukum di negara Indonesia tercinta. Seandainya Prita Mulyasari tidak mendapat sorotan media maka dia akan “habis” ditangan mafioso. Menurut saya, sistim hukum kita sudah baik meski tidak sempurna. Tapi tangan-tangan mafioso telah merusak tatanan menjadi “tontonan” yang tidak sedap. Saya memakai istilah dalam tanda kutib yang terakhir karena saya hanya dapat melihat tanpa bisa memberantasnya. Jangankan memberantas, mendekat saja tidak berani. Hayo, siapa yang berani melawan mafioso?

Hukum dan Penegak Hukum

HukumHukum berkaitan dengan hukuman. Hukuman adalah balasan akibat perbuatan jahat atau pelanggaran dari kesepakatan bersama yang berfungsi untuk mengatur atau membuat sistim budaya di kehidupan masyarakat. Statement itu menurut pendapat saya sarjana sastra, bukan sarjana hukum. Tentunya sarjana hukum akan lebih jelas lagi dalam mendefinisikan hukuman seperti orang “curhat” juga pantas untuk dihukum karena merupakan fitnah. “Penegak Hukum” adalah orang atau lembaga yang berwenang untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, penahanan dan persidangan atas suatu sengketa / perkara yang diduga atau sudah melanggar hukum, itu masih menurut pendapat saya orang yang gak ngerti hukum.

Dalam hati saya bertanya, apakah penegak hukum tidak pernah melanggar hukum? Baca Selengkapnya..