Archive | April 2011

DIREKTUR RUMAH SAKIT, APAKAH HARUS DOKTER?

Jabatan struktural Direktur Rumah Sakit apakah bisa di jabat oleh seorang yang bukan dokter? Peraturan Menteri Kesehatan nomer 971/Menkes/per/XI/2009 Pasal 10 ayat 1 “Direktur Rumah Sakit harus seorang tenaga medis yang mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang perumahsakitan”. Tenaga medis yang dimaksud, menurut beberapa kalangan yang berkepentingan ingin mendududki jabatan direktur rumah sakit yang bukan dari kalangan dokter, adalah siapapun yang bekerja dibidang kesehatan, termasuk perawat, tenaga kesehatan lingkungan dan kefarmasian.

UU Nomer 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran pada penjelasan pasal 45 dan 46, yang berhak melakukan tindakan medis adalah dokter. Ini pernah dibicarakan pada seminar RUU Keperawatan di Jakarta dengan maksud mengingatkan kembali tentang tugas-tugas perawat dan kewenangan yang dapat dilakukan oleh perawat. Pada penjelasan pasal 21 UU nomer 36 tahun 2009 tentang Kesehatan menyebutkan secara jelas tentang pengelompokan tenaga kesehatan sesuai dengan keahlian dan kualifikasi yang dimiliki, antara lain meliputi tenaga medis, tenaga kefarmasian, tenaga keperawatan, tenaga kesehatan masyarakat dan lingkungan, tenaga gizi, tenaga keterapian fisik, tenaga keteknisian medis, dan tenaga kesehatan lainnya. Jadi yang dimaksud dengan tenaga medis adalah dokter. Pasal 1 ayat 2 UU kedokteran menyebutkan bahwa dokter adalah dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dokter spesialis gigi, lulusan pendidikan kedokteran atau dokter gigi baik dalam negeri atau luar negeri yang dikaui oleh pemerintah. Baca Selengkapnya..

DNS JUMPER VS SITUS YANG DIBLOKIR

Seorang siswa mengalami gagal mengakses internet menggunakan laptopnya. Dari pola yang saya amati sepertinya diakibatkan oleh virus yang menyerang system 32 pada software. Karena kerusakan dan kekacauan system sudah sangat parah, saya sarankan untuk dibersihkan dahulu virusnya kemudian di-repair. Nampaknya dia tidak putus asa dan berusaha untuk mendapatkan koneksi internet dengan berbagai macam cara termasuk menggunakan aplikasi DNS Jumper.

Saya tersenyum. Peserta didik saya yang masih SMP mencoba memperbaiki laptopnya dengan menggunakan berbagai macam aplikasi. Saya tidak heran kalau seandainya kami tinggal di daerah kota dan sekolah yang baik. Dengan segala keterbatasan, terutama fasilitas yang jauh dari memadai karena tinggal didaerah terpencil menurut data dari kementerian kesehatan, rupanya mereka sudah sangat maju dan tidak tertinggal dari daerah lainnya untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Darimana mereka tahu tentang aplikasi DNS Jumper, sedangkan saya sebagai guru TIK mereka berusaha untuk tidak mengajarkan perihal aplikasi itu? Baca Selengkapnya..

MEMUNCULKAN KOMENTAR PADA POSTINGAN

Kali ini saya akan berbagi tentang memunculkan komentar pada postingan. Tutorial ini sebenarnya sangat sederhana, tetapi beberapa peserta didik saya nampaknya belum merubah setting diskusi pada dasboard wordpress sehingga komentar saya masih tertahan moderasi. Sengaja saya tidak memberitahukan melalui pertemuan tatap muka agar peserta didik juga mencoba belajar secara otodidak melalui berbagai tutorial tentang wordpress yang tersebar di berbagai postingan para bloger.

Untuk peserta didik, Made, Yatminah, Nia, Dina Listi, Memo, Rida Maulana, Ilham, Eddy (blognya keren), Fransiscus, Kartika (blog Indonesia-ku), dan sekitar 90 blog baru dari siswa kelas IX SMPN 1 Dusun Tengah yang tidak mungkin saya link disini, coba perhatikan, setiap kali seseorang berkomentar pada postingan anda, selalu menunggu persetujuan anda agar komentar itu dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini tentunya ada positif dan negatifnya. Apabila ada komentar yang tidak layak atau tidak anda sukai, pembaca anda tidak perlu ikut membacanya. Dinegara demokrasi sebaiknya anda perlu belajar untuk menerima segala komentar dari orang lain meski anda tidak sepakat atau bahkan tidak suka. Baca Selengkapnya..