Perintah Kyai


Bejo sedang mengikuti kontes Fiksi mini yang diadakan oleh Mbak Winda. Apakah Fiksi mini termasuk karya sastra? Bejo ndak bisa njawab. Waktu kuliah di Fakultas Sastra dulu, Bejo sangat yakin kalo dosennya ndak pernah ngasih kuliah tentang itu. Atau Bejo ketiduran ya? “Ah ndak, memang rasanya ndak ada mata kuliah Fini, Fikmin, Sini, Fimi, atau apapun singkatannya.

Tapi dari blognya Mbak yang satu ini, Bejo baru tahu kalo ada karya cerita fiksi semini itu. Apa Mbak Winda suka pake mini ya? Halah… Bejo mulai ngawur. Tapi dari referensi Pak Akhta Sarjana Sastra yang menuliskan kaidah tulisan fiksi di Forum Borneo, fiksi yang baik harus menyertakan karakter, plot, dan setting.

Mungkin jaman sudah berubah dan sekarang kaidah penulisan fiksi telah berubah pula. Yang penting sekarang Bejo mau coba bikin fiksi mini dan diikutkan kontesnya Mbak Winda di http://akubunda.wordpress.com/2010/05/16/wi3nda semoga Bejo beruntung lagi. Ini karya Bejo yang diberi judul “Perintah Kyai”. Selamat menikmati cerita fiksi dibawah ini.

Aku sedang mengikuti jejak telapak kaki burung yang sedang terbang dan semoga kutemukan Tuhanku. Itu perintah kyai setelah dia mati.

Mbak Win, tolong dimenangkan ya. Susah lho bikin fiksi mini kayak diatas! Jumlah huruf dan tanda bacanya cuma 131 kok, gak usah dicek. Percaya aja deh! Tujuan fiksi adalah menghibur pembaca. Apakah anda terhibur dengan karya Bejo?

Tag:, , ,

15 responses to “Perintah Kyai”

  1. Den Hanafi says :

    keren. padat dan berisi.

  2. budies says :

    biar Pak Akhta itu sarjana sastra, tapi yang dipikir Bejo begitu dengar kata MINI langsung ngacir… ikutan uji kebejoannya
    nanti kalau ada kontes musik rok mini ikutan gak?

    Bejo kurang suka ama rok. Bejo paling suka musik unrok (bukan rok). Apalagi unrok mini….weleh…weleh.

  3. neng rara says :

    assalamualaikum..
    halo mas bejo. bener-bener mini, tapi jika diresapi dalam banget
    salam

  4. nakjaDimande says :

    Bejo klo udah bikin karya sastra, bikin aku bertekuk lutut. Salut!

    @Bundo: Terima kasih Bun, tapi bertekuk lututnya tidak sedang mencari jejak kaki burung kan?😀

  5. harumhutan says :

    Trimakasi atas partisipasinya
    Fiksi mini bejo kami catat sebagai peserta

    *bejo minta bantuan pak kyai untuk mendoakan agar menang dlm KFM ini🙂,iyah kami suka yang mini2 😀 *

  6. akhta says :

    Bundo tersenyum kecut ketika membaca karya Fiksi saya. Tapi disini Bundo muji Bejo. Ah… gak adil.

  7. Hendra says :

    wah,,berat juga kata-kata tu
    gak sia-sia sarjana sastra
    heheehehehe

  8. julianusginting says :

    semoga menang ya…

  9. arcello says :

    hehehe…
    saya terhibur kok pak bejo…
    semoga menang yaa…

    salam kenal
    http://ayahkuhebat.wordpress.com

  10. bayuputra says :

    pasti yang menang pak bejo bukan pak akhta … yakin deh … heee….
    pak kenapa nggak bikin domain baru aja pak … kan biar sama – sama saya heee … saya numpang transfer duitnya … kebetulan saya ada rencana mau bikin domain baru … untuk BCC …

  11. sukocho says :

    keren kata-katanya nggak sia jadi sarjana sastra,,,,,hehehehe

  12. yusami says :

    wah…kalo udah memohon, masa nggak di menangkan…ciaaan kannnn
    katanya suka yang (jumbo), koq ikutan mini…?

Trackbacks / Pingbacks

  1. KOMPETISI BLOG SE-KALIMANTAN « Dunia Jurnalis WmS - Mei 27, 2010
  2. UGM menerimaku! - Mei 30, 2010
  3. MISTERI YANG BUKAN MISTERI « akhta's Blog - Juni 21, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: