Dugaan Pelanggaran Konstitusi Warga Negara Oleh Panitia Pengadaan CPNS Bartim


BartimPaham Konstitusionalisme adalah paham yang membatasi kekuasaan. Seringkali kekuasaan yang tidak terbatas dan tidak memiliki kontrol melakukan tindakan semena-mena dan melanggar hak asasi manusia. Berbagai keluhan dari masyarakat tentang kesigapan aparatur daerah dalam melayani sampai urusan warga masyarakat yang selalu dipersulit mewarnai pembicaraan banyak orang yang memiliki urusan dengan pemerintah sehingga hal ini perlu mendapat perlindungan konstitusi agar tercipta pemerintahan yang bersih, transparan dan partisipatif. Masih ada pula tindakan sewenang-wenang pegawai pemerintah dalam menerapkan aturan dan birokrasi dengan berdalih melaksanakan tugas berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Baru-baru ini sebagian rakyat Barito Timur yang belum memiliki atau mendapatkan pekerjaan yang layak terkonsentrasi dan termotifasi untuk mengabdi sebagai CPNS. Ribuan lamaran ditujukan kepada Bupati melalui Panitia Penerimaan CPNS di BKD. Lamaran dibuka secara umum dengan persyaratan sebagai filter mencari pelamar yang berkualitas untuk mengisi lowongan formasi yang diperlukan oleh pemda.

Pada tanggal 7 Nopember 2009 sebagai hari diumumkannya seleksi berkas, terdapat ratusan pelamar dinyatakan tidak lulus berkas yaitu dengan tidak tercantumnya nama mereka kedalam pengumuman nama-nama yang dinyatakan lulus berkas. Ada pertanyaan dari masing-masing pelamar yang tidak lulus berkas, “mengapa berkas kami dinyatakan tidak lulus?” Pertanyaan itu muncul karena tidak adanya penjelasan dari pihak panitia penerimaan CPNS bagi mereka yang tidak lulus baik secara tertulis maupun lisan.

Dari berbagai informasi yang saya himpun, para pelamar melaporkan bahwa segala ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam SK Bupati Barito Timur No. 817 / 1309 / I.1 / BKD tentang Penetapan Rincian Jabatan CPNS Daerah Dari Pelamar Umum TA 2009 seluruhnya sudah terpenuhi. Salah satu pelamar, sebut saja Agus FS, S.Sos telah melengkapi seluruh berkas namun namanya tidak tercantum dalam daftar pelamar yang diterima. Untungnya dia juga melamar di Kabupaten Barito Selatan dan dinyatakan lulus berkas. Sebenarnya sdr. Agus sangat berharap agar diterima di Bartim karena dia penduduk yang lahir dan besar di Bartim dan sudah mengabdi selama ± 5th sebagai guru di salah satu sekolah di Bartim sebagai tenaga honorer sekolah.

Yang menjadi pokok permasalahan bagi pelamar yang tidak lulus berkas adalah tidak adanya kejelasan mengapa mereka “dicabut” haknya untuk mengikuti tes penerimaan CPNS padahal seluruh persyaratan sudah terpenuhi. Sebagai warga negara tentunya semua memiliki hak dan perlakuan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 27 ayat 2 dan mendapatkan perlakuan yang sama dalam pemerintahan sesuai dengan UUD Pasal 28D ayat 3. Karena itu setiap warga negara berhak menjadi CPNS dan PNS asalkan memenuhi syarat dan ketentuan. Jika syarat dan ketentuan sudah terpenuhi maka tidak ada seorangpun atau lembaga manapun yang berhak melarang dan atau mencabut hak konstitusional mereka. Pelarangan dan pencabutan hak jelas merugikan seseorang yang sangat bergantung untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dalam pemerintahan.

Agus adalah 1 dari ratusan pelamar yang hak konstitusionalnya “diambil” oleh panitia CPNS Kab. Barito Timur tanpa penjelasan. Namun disayangkan mereka tidak mampu menempuh jalur melalui Mahkamah Konstitusi (MK) untuk dapat dikembalikannya hak mereka. Pihak BKD melalui Plt. Kepala BKD Bartim Perkadi, S.Pd.M.Ap ketika ditemui dan dimintai konfirmasi pada tanggal 10 Nopember 2009 pagi tidak dapat menjelaskan secara rinci mengapa mereka dinyatakan tidak lulus berkas karena “bagi yang tidak lulus berkas seharusnya melaporkan diri pada tanggal 9 Nopember 2009 palang lambat jam 12 siang untuk dicek ulang,” begitu keterangannya. Padahal tidak ada pengumuman tertulis tentang itu. Para pelamar harusnya mendapatkan penjelasan mengapa mereka ditolak berkasnya. Penjelasan tertulis harus ada untuk menciptakan birokrasi yang bersih, jujur, transparan dan membatasi kewenangan pemerintah agar tidak tercipta aparat pemerintah yang sarat kolusi dan nepotisme dike.

Ada apa dibalik itu semua? Apakah ada mafia di BKD? Pencabutan hak seseorang jelas menguntungkan pelamar lainnya karena berkurangnya jumlah saingan. Atau apakah memang panitia tidak memiliki kemampuan membaca dan meneliti berkas lamaran dikarenakan lemahnya SDM? Apakah ada tekanan dari beberapa orang pejabat sebagai indikasi kolusi sehingga ada pelamar yang mendapati namanya sampai tercetak 4 kali sehingga bisa dipastikan akan mendapatkan 4 nomor ujian? Semua itu hanya dugaan dan tentunya memerlukan orang, lembaga, atau institusi untuk meneliti penyimpangan itu. Tentunya terdapat pula hak jawab atas tulisan ini apabila dugaan ini memang salah. Sebagai warga negara yang cinta Indonesia dan mengabdi pada daerah Barito Timur kami warga masyarakat mendambakan kesejukan suasana pemerintahan dan pelayanan yang baik. Pemimpin yang bersih, bertanggung-jawab dan amanah mendapatkan doa dan dukungan dari rakyat. Sedangkan sebaliknya, bagi pemimpin yang semena-mena dan berkianat dari amanat rakyat akan kami usulkan pada Tuhan laknat didunia dan akherat. Jika tidak mampu sebagai pemimpin silahkan mundur. Semoga hati nurani selalu dimiliki pemimpin kita.

Tag:, , , , ,

8 responses to “Dugaan Pelanggaran Konstitusi Warga Negara Oleh Panitia Pengadaan CPNS Bartim”

  1. budisan68 says :

    bartim klise…..

  2. budisan68 says :

    salah satu pelamar, sebut saja PAIJO,…gimana kalau gitu

  3. akhta says :

    Kebetulan aku kok suka nama Agus,.. Agus…Agus.

  4. Tan blejon says :

    D ksalhan/pelangaran y hrz dusut tuntas sesuai dgn UU YG brlaku
    .
    .
    Setuju! Yg memiliki kewenangan penyelidikan/pengusutan adalah polisi, kejaksaan dan lembaga hukum lainnya. Siapa yg mau dan berani lapor?? Apakah laporan kita akan ditindak lanjuti?? Yg dpt sy lakukan hanya menulis permasalahan sosial tersebut, mudah2an menjadi kontrol moral bagi pemimpin yg sempat membaca tulisan ini.

  5. niatamiang says :

    Salam kenal. Saya sangat tertarik sekali dngan tulisan bapak. Bgus dan mewakili

  6. Hairullah says :

    Kunjungi blog saya ya pak. http://ulah55.wordpress.com thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: