Guru Nongkrong di Facebook


Facebook

Ini adalah sebuah ajakan untuk para guru agar mengenal Facebook dan memiliki akun jejaring sosial ini. Tujuan saya mengajak Para Guru Nongkrong di Facebook karena melihat perkembangan situs ini sangat pesat. Menurut Wikipedia Ensiklopedia Bebas dari bulan September 2006 hingga September 2007 situs ini naik dari peringkat 60 menjadi peringkat 7 situs yang paling banyak dikunjungi. Data terbaru tahun 2009 belum ada yang merilis, namun bisa dipastikan bahwa peringkat tidak akan menurun melihat bahwa perkembangan situs ini sudah sampai kalangan yang awalnya tidak mengerti sama sekali tentang teknologi komunikasi melalui internet.

Kini jejaring sosial ini makin merambah pada siswa-siswi sekolah di negeri kita. Teknologi yang semakin mendukung dan mempermudah akses internet melalui Handphone makin memperkaya pemilik situs ini yang konon mencapai 300juta USD pada tahun 2008 sehingga sudah saatnya para guru mengikuti pula perkembangan siswa-siswinya di Facebook. Pada kenyataannya Facebook tidak terlalu menerapkan sensor gambar dan kata-kata yang dipegang oleh masyarakat timur. Foto yang menunjukkan bagian-bagian yang tidak perlu dipertontonkan dapat dengan mudah ditemui, apalagi beberapa negara ada perbedaan batasan pornografi sehingga batasan porno bagi orang timur seringkali tidak dianggap porno oleh pengelola FB yang berasal dari Amerika Serikat. Sebagai masukan, kata-kata yang digunakan tidak pernah mendapat sensor meskipun berbau SARA dan porno. Semua hanya bergantung pada moral para pemilik akun untuk membatasi dirinya untuk tidak meng-upload gambar atau menulis kotor.

Peran guru sangat diperlukan untuk memberikan kontrol dan pendidikan bagi siswa-siswinya dimanapun mereka berada. Kalo melihat apa yang ditulis oleh anggota Facebook sangatlah beragam. Namun para guru dapat memberikan bimbingan dan arahan bagaimana menulis yang bermanfaat untuk kawan atau orang lain, tidak menuliskan sesuatu yang tidak berguna atau bahkan porno. Hal ini merupakan penerapan hasil KBM disekolah dalam kehidupan nyata dan kontrol/penilaian langsung kepada siswa.

Kita tidak ingin siswa-siswi kita terjerumus pada gosip, fitnah, dan konflik yang terjadi akibat persepsi dari suatu tulisan.

Langkah pertama, para guru harus memiliki akun Facebook. Kemudian cari siswa-siswi anda melalui menu “cari orang” dengan menuliskan nama siswa-siswi yang menurut insting anda tergabung di FB. Bila menemukan, tambahkan mereka pada daftar teman anda. Bila kita menemukan salah satu siswa-siswi kita maka kita sudah memasuki jaringan kawan-kawan mereka, tinggal kita menambahkan semua siswa yg kita kenal sebagai teman. Langkah berikutnya bersahabatlah dengan siswa-siswi anda dengan memberikan komentar pada tulisan mereka dan mulailah memberikan contoh menulis yang baik. Selanjutnya bergantung pada daya kreatif dan inovasi anda memberikan KBM memanfaatkan fasilitas yang Facebook berikan. Jika anda dapat membaca tulisan saya disini, maka saya yakin anda tidak akan menemukan kesulitan memasuki jaring sosial Facebook. Selamat mencoba dan berkarya dan selamat bergabung dengan Facebook.

Tag:, , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: