Guru Berprestasi


Membaca judulnya akan membawa kita pada sosok seseorang yang mengabdi pada dunia pendidikan, berdedikasi pada profesinya, memiliki pengetahuan yg luas, intelek, sabar, dan waras. Dari semua kategori itu saya yakin banyak sekali guru yang memilikinya, kecuali saya, sehingga perlu diadakan pemilihan Guru Berprestasi di Palangkaraya saat ini. Entah mengapa saya masih melihat ajang pemilihan itu hanya untuk guru PNS, tidak untuk guru-guru non PNS meskipun mendapat predikat “guru” tapi mereka tidak masuk dalam masyarakat yang “patut” mendapat penghargaan dalam ajang tersebut.

Saya pernah mendapat keluh kesah dari seorang kawan yang pernah mengikuti ajang tersebut. Tanpa perlu saya sebutkan namanya, dia mengatakan kecewa karena salah satu peserta yang menurut dia tidak “kualified” terpilih sebagai Guru Berprestasi tingkat Propinsi Kalteng. Ternyata tidak hanya dewan juri yang mampu menilai prestasi seseorang. Saking pinternya para peserta, mereka bisa menilai peserta lain apakah masuk dalam kategori juara atau tidak. Entah faktanya darimana, dia menyebutkan bahwa sebelum acara pemilihan usai sebenarnya telah ada nama “pemenang” di meja panitia untuk dikirim ke Jakarta mengikuti ajang yang lebih tinggi. Dia kecewa karena tidak terpilih atau memiliki bukti ketidak fairnya ajang tersebut, saya tidak tahu pasti.

Pagi ini, saya ditelpon oleh kawan yang kebetulan sedang mengikuti ajang tersebut. Sebelum beliau berangkat mengikuti acara itu, saya dan beliau kasak-kusuk tentang isu tiket ke Jakarta yang sudah disediakan oleh panitia atas nama seorang peserta. Sehingga tanpa sadar saya pun melemahkan semangat beliau dan kawan lainnya yang kebetulan juga ikut ajang. Dalam pembicaraan kami lewat telpon, beliau penuh semangat dan sangat gembira karena telah menyampaikan keluhan atas isu tersebut kepada dewan juri pada saat sesi wawancara. Sebelum berangkat beliau merasa pesimis meraih prestasi terbaik dalam ajang meskipun saya sangat yakin kalau beliau patut diperhitungkan menjadi Guru Berprestasi. Saat ini saya mendengar keoptimisan beliau karena janji dewan juri untuk memeriksa keluhan tersebut. Semoga bukan sandiwara dan jangan sampai menambah kekomplekan masalah di pendidikan.

Tag:,

4 responses to “Guru Berprestasi”

  1. Bernardia Vitri says :

    Jika guru swasta, apalagi yang beryayasan tentu lebih dermawan, apalagi jika sekolah itu di tengah kota, karena SPP murid2nya juga untuk gaji guru yang ada di pelosok…

  2. sedjatee says :

    semoga guru tidak lagi terlupakan dan terpinggirkan. mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya…. salut atas tulisan anda… salam sukses…

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  3. Peduli Pendidikan says :

    info yang sangat bagus, kritis dan membangun….. trim’s

  4. budies says :

    orang yang pesimis, tidak serius, dan tidak siap menjadi juara ketika wawancara berlangsung dengan orang tersebut pasti sudah kelihatan walaupun tanpa dia menjawab yang sesungguhnya. bahkan kalau dia berusaha sungguh-sungguh, malah kelihatan bohong.
    JUJUR, jika pingin berkata sejujurnya aku harus berbohong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: